fbpx

FORUM GEREJA INJILI PASIFIK MEMBUAT KOMITMEN PENGINJILAN BERSAMA

Dari kiri Presiden ECPNG dan Presiden GIDI – Doc. Dennis Media GIDI

Setahun setelah konferensi pioners di Australia di lanjutkan konferensi forum gereja-gereja Injili pasifik rumpun Melanesia di Honiara,Solomon Islands.

Delegasi gereja yang hadir antara lain; GIDI,   ECPNG,  FIJI,  SSEC PNG,  Pioneers Internasional, Pioneers Australia,  Pioneers New Zealand, dan SSEC ( South Sea Evangelical Chur ereja yang hadir antara lain:Konferensi   tersebut   berlangsung   selama   seminggu,   membahas   tentang sejarah  gereja; perkembangan dan pertumbuhan gereja-gereja Injili kawasan pasifik;  visi dan misi serta program prioritas gereja-gereja Injili; dan menetapkan bentuk kerjasama antara gereja-gereja Injili Pasisifik dengan Badan Misi Pioneers Internasional.

Foto Bersama PIONERS INTERNASIONAL

Bentuk kerja sama ini  di sepakati melalui keputusan bersama yaitu melibatkan pimpinan gereja pribumi yang berafiiliasi Injili memiliki akses langsung dengan Badan Misi Pioneers untuk bekerja sama di berbagai bidang dan terutama penginjilan dan pemurida.

Mengadakan pertkaran tenaga misionaris antara    gereja    dan    negara   di   kawasan   Pasifik   untuk melaksanakan misi penginjilan baik di tingkat lokal, nasional, fegional, dan global.

Foto bersama para Pemimpin Gereja – Gereja Injili di Pasifik, Australia dan Afrika – Doc. Dennis Media GIDI

Badan   Misi   Pioneers  akan   lebih   banyak  mengambil peran sebagai fasilitator dan perencanaan;  sementara itu di berikan kesempatan seluas-luasnya kepada gereja pribumi yang berkencipun dalam forum gereja-gereja Injili Pasifik  untuk lebih leluasa memainkan peren dan fungsinya sebagai gereja yang menginjil.

Topik penginjilan menjadi utama dari masing-masing delegasi yang di sampaikan melalui presentase. Dengan demikian, menjadi jelas peluang dan ancaman serta kelemahan dan kekuatan yang dimiliki gereja dalam memetahkan  sasaran dan target penginjilan. Dari   itu,  komitmen   yang   di   ambil   dalah   ‘Penginjilan harus dileksanakan secara bersama-sama’ dengan memperkuat penginjilan lokal untuk terlibat langsung dalam  Penginjilan Kawan  Pasifik lintas suku dan budaya, dan selanjutnya menuju pada penginjilan global benua.