PULIHKANLAH KEADAAN KAMI YA TUHAN

hom – hom, kota wamena – Doc. Media GIDI

Bacaan :  Mazmur 126 : 1 – 6

Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang
air kering di Tanah Negeb!”
 
Mazmur 126:4

Sahabat Injili,
Kita harus percaya bahwa di dalam Tuhan ada berkat, pertolongan, kesembuhan dan
juga pemulihan di segala aspek kehidupan kita.  Tuhan Yesus sendiri
berkata,  

“Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup,
dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.”
  (Yohanes 10:10b). 

Namun untuk mengalami berkat dan pemulihan Tuhan ada syaratnya, sebagaimana yang disampaikan Tuhan kepada bangsa Israel,  “dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.”  (2 Tawarikh 7:14).

Baca Juga : Pray For Papua (Berdoa Bagi Papua)

Sahabat Injili,
Inilah yang Tuhan kehendaki untuk kita perbuat supaya beroleh pemulihan:
Pertama, kita harus merendahkan diri di hadapan Tuhan dan mengakui dosa-dosa kita.

Sahabat Injili, Alkitab menyatakan dengan jelas
bahwa  “…barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan
dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.”
  (Matius
23:12). 

Merendahkan diri memiliki arti yang berbeda dari
rendah diri atau minder.  Merendahkan diri merupakan lawan kata dari
meninggikan diri;  merendahkan diri berarti membiarkan diri kita berada di
tempat yang lebih rendah dari orang lain, di mana kita bersikap apa adanya,
terbuka dengan kelemahan kita.  Merendahkan diri di hadapan Tuhan berarti
menyadari akan kekurangan, keterbatasan dan ketergantungan kita sepenuhnya
kepada Tuhan;  kita sadar bahwa di luar Tuhan kita tidak bisa berbuat
apa-apa  (baca  Yohanes 15 : 5). 

Baca Juga : Surat DOA dari Bapa Kondabaga (Dave Martin) untuk Papua

Juga berarti menyadari akan keberadaan kita
sebagai orang berdosa dan memohon pengampunanNya.  Dan  “Jika
kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan
mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.”
 
(1 Yohanes 1:9).  Merendahkan diri di hadapan Tuhan disebut pula sebagai
orang yang rendah hati dan  “…orang yang rendah hati
dikasihani-Nya.”
  (Amsal 3:34). 

Oleh karena itu marilah kita berkata jujur kepada
Tuhan, mengakui segala dosa dan pelanggaran yang telah kita perbuat, maka Dia
akan mengampuni dan memulihkan kita.

 Sahabat Injili,
 Merendahkan diri di hadapan Tuhan dan
mengakui dosa adalah awal menuju kepada pemulihan! 

Salam Injili,

MARILAH BERDOA BAGI PAPUA

LET'S PRAY FOR PAPUA

THERE IS POWER IN PRAYER
(ADA KEKUATAN DI DALAM DOA)

  • REV. DORMAN WANDIKBO (President GIDI)