Renungan Pagi BPP GIDI – Hidup untuk Beritakan Injil

Hidup untuk Beritakan Injil – Doc. Media GIDI

2 Timotius 4 : 17 – 18
tetapi Tuhan telah mendampingi aku dan menguatkan aku, supaya dengan perantaraanku Injil diberitakan dengan
sepenuhnya dan semua orang bukan Yahudi mendengarkannya. Dengan demikian aku lepas dari mulut singa.

Dan Tuhan akan melepaskan aku dari setiap usaha yang jahat. Dia akan menyelamatkan aku, sehingga aku masuk ke dalam Kerajaan-Nya di sorga. Bagi-Nyalah kemuliaan selama-lamanya! Amin.

Bacaan : 2 Timotius 4 : 9 – 18

Sahabat Injili,

Ada Satu ungkapan berbunyi, “Banyak teman untuk tertawa, namun sedikit teman untuk menangis”. Ini menunjukkan bahwa di saat kita mengalami kesulitan, hanya sedikit-bahkan kadang-kadang, tidak ada-orang yang rela mendampingi kita menjalani masa-masa sulit itu.

Karena pemberitaan Injil yang dilakukannya, Paulus mengalami banyak penderitaan. Surat 2 Timotius ini adalah surat terakhir yang ditulisnya dari penjara sebelum kematiannya. Saat itu, hanya Lukas yang menemaninya (ay. 11). Maka ia meminta anak rohaninya, Timotius untuk segera datang, dengan membawa Markus besertanya (ay. 9, 11). Beberapa rekannya tidak dapat hadir karena mereka memiliki tanggung jawab mengurus jemaat di kota-kota yang lain. Demas telah berbalik dari jalan Tuhan dan meninggalkannya (ay. 10). Pada pengadilannya yang pertama, semua orang bahkan meninggalkannya dan tak seorang pun membantunya (ay. 16).

Baca Juga Tulisan : Pulihkanlah Keadaan Kami ya Tuhan 

Namun demikian, tidak ada tanda-tanda bahwa Paulus mengasihani diri, menyesal atau berputus asa. Ia tetap teguh pada imannya karena Tuhan sendirilah yang mendampingi dan menguatkannya (ay. 17), sehingga hatinya tetap berkobar untuk memberitakan Injil. Ia justru mendorong agar orang-orang percaya mengikuti teladannya, dan tetap setia mengikut dan melayani Tuhan.

Baca Juga Tulisan : Surat Doa dari Bapa Kondabaga (Dave Martin) 

Dalam segala situasi, hanya penyertaan Tuhanlah yang menjadi kekuatan kita. Dan kita bersyukur, bahwa Dia tidak hanya hadir dalam situasi tertentu, melainkan setiap saat. Sebab hanya Dialah pendamping kita yang sejati. –BPP GIDI/Renungan Harian

Hidup Ini untuk Memberitakan Injil
– Pdt. Berth Koirewa (Penasehat dan Mantan Presiden GIDI)

Tidak usah Menyerah untuk Melayani,

– Dave Enns – (WT Papua)

Hidup untuk beritakan Injil – Doc. Media GIDI