fbpx

Selamatkan yang Terhilang ” ELSENG”

Bpk. Pdt. Usman Kobak bersama Kepala suku Kampung Omon

“PADA MULANYA  Allah
menciptakan langit dan bumi  kejadian
pasal satu ayat satu”, ucap Pdt. Usman Kobak dengan nada mengajak
kerumunan orang itu agar meniru kata-katanya. Suatu hal baru bagi suku Elseng.
Kedengaranya aneh, berat lidah terasa, lalu mereka menganggukan kepala isyarat setuju dengan Firman Tuhan
yang baru saja dibacakan.

   Mereka belum mengenal Alkitab. Ia pun
memakai metode pendekatan yang berbeda dari biasanya. Lalu, ia menjelaskan
tentang penciptaan. Yesus adalah Anak Allah, 
diutus ke dunia untuk menebus dosa manusia dan menyelamatkan yang
terhilang. Itulah kabar baik bagi suku pribumi ‘Elseng’.

   Pdt. Usman Kobak,S.Th, MA dalam kesibukan
sebagai wakil Presiden GIDI, tak ada alasan untuk tidak pergi menginjil. Pria yang
di kenal punya visi “tak
satu suku pribumi yang tidak disentuh 
oleh injil”,ini atas berkat karunia yang di milikinya terus
mencari jiwa-jiwa yang terhilang.

  Tak mau kalah dengan semboyan penginjil tua abad sembilan belas, D.L.Moody (1855): “saya harus memenangkan bagi Kristus satu hari satu jiwa”.

   Dari
penginjilan pribadi dan keluarga, kini jadi pos PI GIDI. Akhir tahun 2017, GIDI
wilayah Yahukimo telah mengutus Sdr.Arni Sobolim ditengah suku Elseng.
Penginjilan dari Genyem,menuju Taja lalu masuk ditengah suku Elseng, kampung
Omon. 

Tak satu suku pribumi yang tidak disentuh  oleh INJIL ,


saya harus memenangkan bagi Kristus satu hari satu jiwa

Pdt. Usman Kobak, S.Th, MA